Ukrida Fasilitasi Pelatihan Kepemimpinan bagi Pimpinan PT Indomobil Group
Ukrida melalui Pusat Layanan Psikologi (PLP) menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan bagi 16 pimpinan PT Indomobil Group untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan membangun relasi kerja yang efektif.
Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) melalui Pusat Layanan Psikologi (PLP) Ukrida menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan bagi para pimpinan PT Indomobil Group pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pemimpin dalam mengelola diri, membangun relasi kerja, menghadapi tuntutan organisasi, serta menghasilkan dampak kepemimpinan yang berkelanjutan.
Pelatihan dihadiri oleh 16 pimpinan yang terdiri atas manajer dan general manager dari PT Indomobil Group. Bapak Bambang Prijono SP selaku dewan komisaris juga menyempatkan waktu untuk berkunjung di sela-sela sesi pelatihan. Kehadiran beliau memberikan dukungan sekaligus menunjukkan perhatian terhadap pengembangan kualitas kepemimpinan di lingkungan perusahaan.
Pelatihan difasilitasi oleh Dr. Yasinta Astin Sokang., M.Psi., Psikolog, dan Dr. Pinkan Margaretha, M.Psi., Psikolog. Rangkaian kegiatan terdiri atas empat sesi yang saling terhubung. Sesi pertama, Leading Self, mengajak peserta mengenali kondisi diri dan menjaga kesejahteraan psikologis sebagai fondasi kepemimpinan. Sesi kedua, Leading Others, membahas pentingnya membangun kepercayaan dan memimpin melampaui kewenangan formal.
Pada sesi ketiga, peserta mempelajari Job Demands–Resources Model untuk memahami keseimbangan antara tuntutan kerja dan sumber daya yang mendukung keterlibatan serta kinerja. Sesi keempat, Integrity and Legacy, mengajak peserta merefleksikan konsistensi nilai, keberanian mengambil keputusan, serta warisan kepemimpinan yang ingin ditinggalkan.
Materi disampaikan melalui refleksi individual, diskusi, studi kasus, self-assessment, dan role play. Pendekatan interaktif ini memungkinkan peserta menghubungkan konsep dengan tantangan nyata yang mereka hadapi sebagai pemimpin.
Peserta juga diajak menyusun komitmen tindakan yang dapat diterapkan setelah pelatihan, baik dalam pengelolaan diri, komunikasi dengan anggota tim, maupun pengambilan keputusan. Dengan demikian, proses belajar tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diarahkan menjadi perubahan perilaku kepemimpinan yang nyata.
Melalui kegiatan ini, Ukrida menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia dan kesehatan organisasi. Kepemimpinan yang efektif tidak hanya terlihat dari pencapaian target, tetapi juga dari kemampuan menjaga integritas, memberdayakan orang lain, dan membangun sistem kerja yang sehat serta berkelanjutan.
Dr. Pinkan Margaretha Indira, M.Psi., Psikolog - Fakultas Psikologi
