Closing Ceremony CrossMed Ukrida x UCT Summer Course 2026: A Farewell That Opens New Beginnings

Publish by Humas  |  04 September 2026  |  3

Kemitraan Luar Negeri

Closing Ceremony CrossMed Ukrida dengan UCT Summer Course 2026 menjadi puncak program pertukaran akademik mahasiswa UCT, Timor-Leste, di Ukrida sekaligus mempererat kolaborasi internasional kedua universitas.

Perjalanan hampir dua bulan mahasiswa Universidade Católica Timorense (UCT), Timor-Leste, di Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) mencapai puncaknya melalui Closing Ceremony CrossMed Ukrida x UCT Summer Course 2026 di Auditorium Kampus 2 Ukrida, Jumat, 28 Agustus 2026. Acara diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Ukrida bersama Unit Kemitraan dan Hubungan Internasional Ukrida. Hadir dari UCT Prof. Frei Graciano Santos Barros, Vice-Rector for Institutional Development and University Pastoral; Dr. Joao (John) Cancio Freitas, Ph.D, Dean of the Faculty of Medical Science; dan Dr. Elfiana Amaral, Summer Semester Coordinator. Dari Ukrida hadir dr. Theresia Citraningtyas, MWH, PhD, Sp.KJ, Vice Rector of Student Affairs, Alumni, Partnership and Entrepreneurship, serta Dr. dr. Purnamawati, M.Biomed, Deputy Dean I FKIK Ukrida.

Mengawali acara, Theodore Allo selaku Master of Ceremony menyampaikan, “We came together today not just to mark the end of this year’s Summer Course but also to celebrate every accomplishment, memory and bond created along the way.”

Dr. Theresia Citraningtyas menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar pengalaman tersebut menjadi awal kerja sama akademik, penelitian, internasional, dan klinis antara kedua universitas. Pesan tersebut disambut Prof. Frei Graciano Santos Barros. “UCT is only five years old and still in the process of setting up its structure, including laboratory. Therefore, Ukrida has essentially complemented studies for students, essential and technical knowledge in world setting.” Ia menambahkan, “Ukrida’s commitment with wonderful opportunity is truly appreciated. It has broadened our students horizons and strengthened their clinical skills.” Baginya, “This closing is not the end but a stepping stone to what comes next.”

Suasana semakin meriah dengan dilanjutkan penampilan Talent Show mahasiswa UCT melalui poetry reading, traditional dance “Ina Lou”, singing performance, dan Dahur.

Dalam Speech and Program Report, Dr. dr. Purnamawati melaporkan 47 mahasiswa mengikuti program melalui practical classes, academic discussion, dan skills laboratory. Program mencakup 14 komponen keterampilan klinis dengan nilai 71,5 kategori baik. “May this program not end here, but new opportunities and friendship with Ukrida and UCT.”

Sesi After Story menghadirkan Zelio Duarte Soares dan Livania Jacinta Soares Casimiro. Mereka menyampaikan, “The knowledge here and wisdom do not belong to us alone, they belong to people at Timor-Leste.” Zelio menambahkan, “We’re leaving with memories, friendship, knowledge. We discovered something new as we begin future doctor.”

Acara ditutup dengan penyerahan Certificate of Completion oleh dr. Heriyanto selaku program coordinator.  Pada akhirnya, Closing Ceremony ini tidak sekadar menandai berakhirnya program summer course. Selama hampir dua bulan, Ukrida dan UCT telah berbagi pengetahuan, keterampilan klinis, budaya, serta pengalaman yang membentuk hubungan lebih dari sekadar kerja sama akademik.

Seperti disampaikan dalam pesan penutup oleh Theodore Allo, “This is not a goodbye but a hope-to-see-you-soon.”

Pesan tersebut menjadi gambaran paling tepat bagi akhir perjalanan mahasiswa UCT di Ukrida. Mahasiswa kembali ke Timor-Leste dengan membawa pengetahuan dan keterampilan sebagai calon dokter, sekaligus kenangan dan persahabatan yang diharapkan dapat menjadi jembatan bagi kolaborasi berikutnya. Bagi Ukrida dan UCT, perpisahan ini menjadi awal untuk membuka lebih banyak kesempatan dalam academic collaboration, research, clinical development, cultural exchange, dan hubungan yang lebih dekat antara Indonesia dan Timor-Leste.

 

Deobrah Vemi - 712023011