Ukrida Terpilih sebagai 27 Perguruan Tinggi yang Mendapat Pelatihan Online Kampus Inklusi dari Krisan Fellowship Pijar Foundation.

Publish by Humas  |  16 Juli 2026  |  6

all

Ukrida terpilih sebagai salah satu dari 27 perguruan tinggi peserta KRISAN Fellowship Pijar Foundation. Program ini mendukung pengembangan kepemimpinan dan penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) untuk menciptakan kampus yang lebih inklusif bagi mahasiswa disabilitas

KRISAN Fellowship adalah program pengembangan kepemimpinan dan penguatan kapasitas institusi yang dirancang untuk mendukung Unit Layanan Disabilitas (ULD) perguruan tinggi. Melalui program ini, pimpinan perguruan tinggi dan koordinator ULD akan dibekali pengetahuan, strategi, dan pengalaman global untuk membangun sistem dukungan yang inklusif dan berkelanjutan bagi mahasiswa disabilitas.

Pijar Foundation adalah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk membentuk masa depan Indonesia dan Asia dalam dua bidang utama: Future Planet dan Future Talent. Kami membangun ekosistem katalis bagi para pelaku strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kewirausahaan inovatif, serta kebijakan publik melalui tata kelola kolaboratif.

Tujuan Krisan Fellowship adalah mendorong kepemimpinan kampus yang inklusif, memperkuat kapasitas operasional dan layanan ULD, Mengembangkanstrategi institusional yang aplikatif, membangunjejaring nasional pendidikan inklusif

Tahapan  Krisan Fellowship Pijar Foundation meliputi Online Executive Workshop Bersertifikat, Seleksi 5 proposal terbaik : Sebanyak 5 perguruan tinggi dengan komitmen dan rencana terbaik akan dipilih untuk melanjutkan ke tahap lanjutan program. Disability Equality Training (DET): Pelatihan tatap muka dengan trainer dari Indonesia dan Jepang untuk memperdalam pemahaman tentang inklusi disabilitas serta memperkuat kesiapan peserta dalam mendorong perubahan di tingkat institusi.

Fellowship Visit ke Jepang : Peserta akan mengikuti kunjungan pembelajaran selama tujuh hari ke sejumlah perguruan tinggi dan institusi di Jepang. Peserta akan memperoleh wawasan langsung tentang sistem dukungan disabilitas yang telah mapan melalui sesi diskusi, observasi, dan pertukaran praktik baik.

Mentoring & Implementasi Action Plan. Setelah kembali dari Jepang, peserta akan mulai menjalankan rencana aksi di perguruan tinggi masing-masing. Melalui pendampingan mentor, peserta akan merumuskan strategi yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan serta konteks institusinya.

Krisan Fellowship Pijar Foundation ini diikuti oleh Perguruan tinggi di Indonesia yang diwakili oleh Pimpinan perguruan tinggi (Rektor/Wakil/Dekan/Direktur). Ukrida diwakili oleh Wakil Rektor III, dr. Theresia CItraningtyas, MWH, PhD, Sp.KJ dan Koordinator Disability Support Unit (DSU) Unit Layanan Disabilitas Ukrida, dr. Elli Arsita, Sp.PD melalui seleksi awal pengisian jawaban pertanyaan komprehensif tentang kampus inklusi dan pelayanan ULD di Ukrida melalui google form. 

Peserta yang aktif dan memiliki proposal  action plan terbaik akan diseleksi  untuk lolos sebagai 5 perguruan tinggi terpilih yang menjalani program DET pelatihan offline di Jakarta(5-6 Agustus 2026, Fellowship visit ke Jepang( 22-31 Agustus 2026), Mentoring dan implementasi Action Plan September -Desember 2026. Saat ini Ukrida sedang menjalani Online Executive Workshop 7-16 Juli 2026. Peserta akan mengikuti rangkaian workshop intensif dengan trainer dari Indonesia dan Jepang selama 2 minggu yang membahas konsep kunci seperti inclusive higher education dan social model of disability.

Pada tahap ini, peserta mulai menyusun proposal action plan sebagai fondasi perubahan di institusi Ukrida.

Banyak hal yang didapatkan Ukrida melalui program ini yaitu penguatan strategi Disability Support Unit (DSU) atau Unit Layanan Disabilitas Ukrida, akses ke praktik terbaik internasional, pendampingan langsung dari mentor ahli, jejaring dengan perguruan tinggi di Indonesia & global. Ukrida telah menyiapkan Action plan yang siap diimplementasikan sesuai luaran program ini yaitu Action Plan penguatan layanan ULD, implementasi action plan di perguruan tinggi masing-masing peserta, kontribusi dalam ekosistem pendidikan inklusif nasional. Ukrida siap membangun ekosistem inklusif dan menjadi kampus percontohan yang inklusif di Indonesia.

 

Elli Arsita

Berita Populer

5 Berita populer bulan ini

Berita terkait