UKRIDA Perkenalkan Dunia Optometri kepada Siswa UPH College Melalui Program Magang Edukatif

Publish by Humas  |  17 Juni 2026  |  12

all optometri

Program Studi Sarjana Terapan Optometri UKRIDA memperkenalkan profesi optometris kepada generasi muda melalui program magang edukatif. Pada 4–25 Mei 2026, dua siswa UPH College. 

Jakarta, Mei 2026 – Program Studi Sarjana Terapan Optometri Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) terus berupaya memperkenalkan profesi optometris kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif yang inovatif. Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui program magang edukatif yang diikuti oleh dua siswa UPH College, Eldrich Jeziel Harjono dan Raymond Prince Darwis, yang berlangsung pada 4–25 Mei 2026 di Laboratorium Optometri Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UKRIDA Kampus 2.

Program ini merupakan tahun kedua pelaksanaan kerja sama magang edukatif antara Program Studi Optometri UKRIDA dan UPH College. Setelah sukses menyelenggarakan program serupa pada tahun 2025, UKRIDA kembali dipercaya untuk menjadi tempat pembelajaran bagi siswa UPH College yang ingin mengenal lebih jauh dunia kesehatan penglihatan dan profesi optometris. Keberlanjutan program ini menunjukkan komitmen kedua institusi dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi para siswa melalui pembelajaran berbasis praktik dan eksplorasi karier sejak dini.

Selama mengikuti program ini, kedua siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan akademik dan laboratorium optometri. Mereka diperkenalkan dengan berbagai instrumen optometri yang digunakan dalam pemeriksaan penglihatan, mempelajari proses dispensing kacamata, mengamati teknik edging lensa, serta memahami tahapan dasar pemeriksaan penglihatan yang dilakukan oleh seorang optometris.

Salah satu pengalaman yang paling menarik selama program berlangsung adalah ketika para peserta diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan kacamata. Dalam sesi dispensing dan edging lensa, Eldrich dan Raymond mendapatkan proyek khusus berupa pemotongan lensa sesuai dengan frame kacamata yang telah ditentukan. Di bawah bimbingan dosen dan staf laboratorium yang berpengalaman, keduanya berhasil menyelesaikan proyek tersebut dengan baik. Pengalaman praktik langsung ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keterampilan teknis yang dibutuhkan dalam profesi optometri sekaligus memperlihatkan bagaimana ilmu yang dipelajari dapat diterapkan secara nyata untuk membantu masyarakat memperoleh penglihatan yang optimal.

Melalui program magang ini, UKRIDA tidak hanya memperkenalkan teknologi dan keterampilan di bidang optometri, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai profesi optometris sebagai bagian penting dari layanan kesehatan penglihatan. Para peserta dapat melihat secara langsung bagaimana optometris berperan dalam deteksi dini gangguan penglihatan, koreksi refraksi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan penglihatan yang profesional.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memungkinkan siswa sekolah menengah mengenal dunia perkuliahan dan profesi kesehatan secara lebih dekat. Diharapkan pengalaman tersebut dapat membantu para siswa dalam mengeksplorasi minat, mengenali potensi diri, serta menentukan pilihan studi dan karier di masa depan.

Program Studi Optometri UKRIDA juga membuka peluang kerja sama dengan sekolah-sekolah yang ingin menghadirkan program edukatif serupa bagi para siswanya. Melalui kolaborasi ini, UKRIDA berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal bidang optometri dan memahami pentingnya peran optometris dalam menjaga kesehatan penglihatan masyarakat.

Sebagai salah satu institusi pendidikan optometri di Indonesia, UKRIDA memiliki komitmen untuk turut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan tenaga optometris nasional. Saat ini, jumlah optometris di Indonesia masih jauh dari kebutuhan ideal. Oleh karena itu, pengenalan profesi optometris sejak usia sekolah menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap bidang ini. Dengan semakin banyak siswa yang mengenal dan tertarik mempelajari optometri, diharapkan ketersediaan tenaga optometris di Indonesia dapat meningkat sehingga akses masyarakat terhadap layanan kesehatan penglihatan yang berkualitas menjadi semakin baik di masa mendatang.

Melalui berbagai program edukasi, pengabdian kepada masyarakat, dan kemitraan dengan sekolah, Program Studi Optometri UKRIDA terus berupaya menjadi pelopor dalam pengembangan pendidikan optometri di Indonesia serta menginspirasi lahirnya generasi optometris masa depan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing global.

 

Rian Lukmanul Hakim

Berita Populer

5 Berita populer bulan ini

Berita terkait