Program Studi Optoometri UKRIDA Gelar Skrining Penglihatan bagi Siswa dan Orang Tua di Sekolah Kristen Tiara Kasih

Publish by Humas  |  17 Juni 2026  |  7

all optometri

Program Studi Sarjana Terapan Optometri UKRIDA menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan penglihatan masyarakat melalui kegiatan skrining penglihatan yang diselenggarakan di Sekolah Kristen Tiara Kasih pada Sabtu, 13 Juni 2026

Jakarta, 13 Juni 2026 – Program Studi Sarjana Terapan Optometri UKRIDA menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan penglihatan masyarakat melalui kegiatan skrining penglihatan yang diselenggarakan di Sekolah Kristen Tiara Kasih. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Sekolah Kristen Tiara Kasih dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UKRIDA yang diwakili oleh Program Studi Optometri.

Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Kristen Tiara Kasih yang beralamat di Jl. Dharma Griya Raya Blok C No. 1–2, Perumahan Taman Semanan Indah, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Kota Administrasi Jakarta Barat. Pelaksanaan skrining dilakukan bertepatan dengan kegiatan pembagian rapor kenaikan kelas, sehingga memberikan kesempatan bagi siswa dan orang tua untuk memperoleh layanan pemeriksaan penglihatan secara langsung di lingkungan sekolah. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan penglihatan sejak usia dini.

Tim Program Studi Optometri UKRIDA yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas enam orang, yaitu empat mahasiswa dan dua dosen. Pemeriksaan awalnya dilaksanakan di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), mengingat ruang-ruang kelas sedang digunakan untuk kegiatan penerimaan rapor. Dalam kondisi ruang yang terbatas, tim tetap dapat melaksanakan anamnesis, pemeriksaan refraksi objektif, serta pemeriksaan refraksi subjektif untuk dua peserta secara bersamaan.

Antusiasme yang tinggi dari siswa dan orang tua menyebabkan jumlah peserta yang datang terus bertambah sepanjang kegiatan berlangsung. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, tim membuka satu area pemeriksaan refraksi subjektif tambahan di koridor sekolah sehingga pelayanan dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Selain memberikan layanan skrining penglihatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para orang tua untuk mengenal lebih dekat profesi optometris dan Program Studi Optometri UKRIDA. Banyak orang tua yang menunjukkan ketertarikan terhadap bidang optometri serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai peran optometris dalam menjaga kesehatan penglihatan, jenis layanan yang diberikan, hingga prospek pendidikan dan karier di bidang optometri. Interaksi ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya profesi optometris dalam sistem pelayanan kesehatan penglihatan.

Kegiatan yang semula dijadwalkan berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.00 WIB akhirnya diperpanjang hingga pukul 12.30 WIB karena tingginya jumlah peserta yang ingin memeriksakan penglihatannya. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa siswa dan orang tua yang belum sempat mendapatkan layanan akibat keterbatasan waktu pelaksanaan.

Besarnya minat masyarakat terhadap layanan kesehatan penglihatan ini menjadi bukti bahwa kebutuhan akan deteksi dini gangguan penglihatan masih sangat tinggi. Di sisi lain, tingginya rasa ingin tahu orang tua mengenai optometri menunjukkan semakin terbukanya peluang untuk memperkenalkan profesi optometris kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, Program Studi Optometri UKRIDA berencana untuk kembali melaksanakan kegiatan skrining penglihatan secara terjadwal di Sekolah Kristen Tiara Kasih sehingga semakin banyak siswa dan keluarga yang dapat memperoleh pemeriksaan sekaligus edukasi mengenai kesehatan penglihatan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Optometri UKRIDA tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan pengalaman praktik lapangan yang berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi profesional di bidang optometri. UKRIDA terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan kesehatan penglihatan masyarakat melalui pelayanan, pendidikan, dan pengabdian yang berkelanjutan.

 

Rian Lukmanul Hakim

Berita Populer

5 Berita populer bulan ini

Berita terkait