×
UKRIDA Virtual

UKRIDA Department of English berkolaborasi dengan UKM Basket Ukrida sukses menggelar program dari Kedutaan Besar Amerika Serikat dalam kegiatan “Practice English through Sports” untuk siswa English Access Jakarta.

Publish by Humas  |  11 Juni 2026  |  51

all ude

UKRIDA Department of English sukses menggelar kegiatan "Practice English through Sports" bersama siswa Access Jakarta Class dan UKRIDA Basketball Club melalui kolaborasi dengan RELO Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Senin, 8 Juni 2026, UKRIDA Department of English (UDE) sukses menggelar kolaborasi olahraga dan bahasa bertajuk "Practice English through Sports - Basketball Coaching Clinic" bersama Jamarr Johnson, pemain basket profesional Indonesia kelahiran USA. Acara ini merupakan bagian dari program sport diplomacy yang dilaksanakan Kedutaan AS untuk meningkatkan pemahaman budaya dan pengembangan diri anak muda.  Program ini disiapkan untuk 37 siswa English Access Scholarship, yaitu pelajar SMA/SMK dari Jakarta dan sekitarnya yang menerima beasiswa selama dua tahun penuh untuk kursus bahasa Inggris dengan pendanaan dari US Department of State melalui Regional English Language Office (RELO) dan dikelola oleh Indonesian International Education Foundation (IIEF). UKRIDA, melalui Department of English, menjadi salah satu dari 10 universitas penyelenggara program English Access di Indonesia.

Kegiatan Basketball Coaching Clinic  ini dimulai dengan sesi Courtesy Call di Ruang Rektorat UKRIDA yang dihadiri oleh pejabat di UKRIDA antara lain Prof. Dr.-Ing. Ir. Herman Parung, M.Eng., IPU (Rektor), dr. Theresia Citraningtyas Budianta, MWH., Ph.D., Sp.KJ (Wakil Rektor III), Dr. Ira Rasikawati, S.S., M.Hum. (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora), Siegfrieda Alberti Shinta Mursita Putri, S.S., M.Hum. (Kaprodi Sastra Inggris), Stefanus Galang Ardana (Dosen Sastra Inggris) selaku Site Coordinator English Access Jakarta, Martogi Daniel Hutapea, S.M., M.M. (Kepala Pengembangan Kreativitas Mahasiswa, dan Immanuel (Ketua UKM Basket) beserta timnya. Dari pihak US Embassy, hadir Ibu Reni, Ibu Delia, serta Bapak Yanto. Turut hadir dalam sesi ini perwakilan guru English Access, Ms. Ghassani Mandasari (Egha). 

Dr. Ira Rasikawati membuka sesi dengan memaparkan tujuan coaching clinic dan memperkenalkan beasiswa English Access yang bertujuan membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi siswa yang berasal dari berbagai latar belakang ekonomi dan sosial. Selanjutnya, dalam sambutannya, Rektor UKRIDA, Prof. Herman Parung, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu, khususnya Jamarr Johnson, dan menekankan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar dari pengalaman seorang atlet nasional. dr. Theresia Citraningtyas turut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memotivasi para siswa. Ibu Reni menjelaskan bahwa coaching clinic ini merupakan bagian dari program sports envoys yang bertujuan mempererat hubungan sekaligus melatih kemampuan bahasa Inggris peserta melalui kegiatan olahraga.

Jamarr Johnson, pemain forward legendaris Indonesian Basketball League (IBL) asal New Jersey yang hadir sebagai bintang tamu, menyambut antusias kesempatan ini sebagai momen reflektif menjelang 14 tahun masa tinggalnya di Indonesia. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian cendera mata dan foto bersama. 

Pada pukul 16.50 WIB, kegiatan berpindah ke lapangan basket UKRIDA-Penabur, Tanjung Duren. Peserta melakukan pemanasan dan dibagi ke dalam empat kelompok dengan panduan UKM Basket UKRIDA. Kehadiran Jamarr Johnson disambut antusias melalui sesi coaching clinic yang mencakup latihan passing hingga teknik shooting. Setelah jeda selama kurang lebih 30, peserta mengikuti sesi Diskusi dan Q&A di ruang kelas Access. Ibu Delia membuka sesi dengan mengenalkan peluang kerja di US Embassy yang membutuhkan kecakapan berbahasa global. Jamarr kemudian membagikan “The A Game Formula” yang menekankan disiplin, pola hidup sehat, kerja sama tim, repetisi keahlian, pemulihan tubuh, dan kesehatan mental melalui mindfulness.

Dalam sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Ms. Egha, Jamarr Johnson membagikan perspektif mengenai konsistensi, kegagalan, dan pembentukan karakter. Ia mengajak para peserta untuk tetap melakukan hal yang perlu dilakukan, bahkan ketika rasa malas muncul. Baginya, kegagalan dan tantangan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses belajar dan pembentukan diri. “Life doesn’t wait for you to be ready. When you feel lazy, it’s actually the best time to do it,” pesannya kepada para peserta.

Inspirasi tersebut menjadi penutup materi sebelum acara diakhiri dengan penyampaian apresiasi dari Kamil selaku perwakilan siswa Access dan Dr. Ira yang mewakili para guru Access yang turut hadir, yaitu Ms. Egha, Ms. Puspitasari Kusuma Wardhani, dan Ms. Bilqis Ulfah Apriyadin. Melalui kegiatan ini, UKRIDA Department of English menegaskan perannya sebagai wadah kolaboratif yang menjembatani pengembangan karakter, prestasi olahraga, dan penguasaan bahasa asing. Pengalaman ini diharapkan dapat mendorong siswa Access untuk berani bermimpi besar dan tangguh menghadapi tantangan global.

 

Deborah Vemi - 712023011