“The Mind Leads The Way”: Fakultas Psikologi UKRIDA Bahas Pentingnya Mindfulness bagi Mahasiswa di Era Distraksi

Publish by Humas  |  18 Mei 2026  |  40

all psikologi

Fakultas Psikologi menunjukkan komitmennya dalam pengembangan mahasiswa dan kolaborasi lintas institusi melalui partisipasi William Gunawan sebagai pembicara dalam Mitta Sharing KMB Dhammamitta 19 di UBM Seminar Room pada 7 Mei 2026.

Universitas Kristen Krida Wacana melalui Fakultas Psikologi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan mahasiswa dan kolaborasi lintas institusi melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan edukatif di kampus lain. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran William Gunawan, S.Psi., M.Min., M.Si., Ph.D., CLC., selaku dosen dan Dekan Fakultas Psikologi sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan Mitta Sharing KMB Dhammamitta 19 bertema “The Mind Leads The Way: Creating Life With Awareness” yang diselenggarakan pada Kamis, 7 Mei 2026 di The UBM Seminar Room, Kampus Ancol.

Kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas mahasiswa Buddhis tersebut dihadiri lebih dari 50 mahasiswa Buddhis, baik dari internal maupun eksternal Universitas Bunda Mulia. Seminar berfokus pada pentingnya mindfulness dan self-awareness dalam menghadapi dinamika kehidupan mahasiswa di tengah derasnya arus informasi dan tuntutan kehidupan modern.

Pada awal sesi, William membuka seminar melalui ice breaking dan sesi perkenalan antar peserta untuk membangun suasana yang hangat dan reflektif. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta memahami realita mahasiswa masa kini melalui konsep 3F, yaitu Flooded Information, Fragmented Attention, dan Forced Lifestyle. Mahasiswa dinilai hidup di tengah banjir informasi, perhatian yang mudah terpecah, serta tekanan untuk terus bergerak cepat tanpa memiliki ruang refleksi yang cukup.

Pembahasan tersebut kemudian dikaitkan dengan nilai sati dalam Buddhisme, yaitu kesadaran penuh (mindfulness) terhadap pikiran, emosi, dan tindakan pada saat ini. Selain itu, seminar turut mengangkat falsafah Qingming yang menekankan kejernihan pikiran dan kesadaran dalam menjalani kehidupan secara lebih bijaksana.

Lebih lanjut, William juga mengaitkan tiga nilai reflektif, yaitu Zhishi sebagai kesadaran untuk mengenali diri dan realitas, Zhihui sebagai kebijaksanaan dalam memahami serta merespons kehidupan, dan Tian sebagai keselarasan hidup dengan nilai yang lebih luhur. Ketiga nilai tersebut dipandang relevan dalam membantu mahasiswa membangun kehidupan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pertumbuhan pribadi dan makna hidup.

Melalui seminar ini, peserta diajak memahami bahwa mindfulness bukan sekadar konsep teoritis, melainkan keterampilan penting untuk menjaga kesehatan mental, membangun relasi sosial yang sehat, serta mengambil keputusan secara lebih sadar dan terarah.

Kegiatan ini juga menjadi gambaran positif mengenai nilai toleransi dan keterbukaan dalam lingkungan akademik. Kehadiran William sebagai pembicara dari kampus berlatar belakang Kristen dalam forum komunitas Buddhis menunjukkan semangat dialog, saling belajar, dan penghargaan terhadap keberagaman nilai serta perspektif. Suasana diskusi yang hangat dan terbuka memperlihatkan bahwa pengembangan nilai kemanusiaan, kesadaran diri, dan kesehatan mental dapat menjadi ruang kolaborasi lintas latar belakang.

Keterlibatan Universitas Kristen Krida Wacana dalam seminar lintas kampus ini juga mencerminkan semangat Fakultas Psikologi UKRIDA dalam menghidupi nilai “Blessed to be a Blessing”, yaitu menghadirkan ilmu pengetahuan dan nilai kemanusiaan sebagai berkat yang dapat dibagikan bagi masyarakat dan lingkungan pendidikan yang lebih luas. 

 

Jonathan Hasiholan Hutagalung -502023075