Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang Berwarna Budaya

Publish by Humas  |  07 Mei 2026  |  18

all

UKRIDA memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 pada Senin, 4 Mei 2026, di Kampus 2 lantai 7 yang diikuti oleh sivitas akademika dengan penuh semangat kebersamaan.

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei untuk menghormati jasa Ki Hajar Dewantara yang lahir pada 2 Mei 1889. Beliau dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional karena perjuangannya dalam memberikan akses pendidikan bagi kaum pribumi pada masa penjajahan Belanda. Pada saat itu, pendidikan hanya dapat diakses oleh anak keturunan Belanda dan anak pejabat pribumi tertentu.

Sebagai bentuk perjuangannya, Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922. Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum refleksi bahwa pendidikan adalah hak dan kesempatan bagi seluruh warga negara. Hal ini selaras dengan tema Hari Pendidikan Nasional 2026, yaitu “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Di Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA), Hari Pendidikan Nasional memiliki makna yang istimewa. Karena peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini jatuh pada hari Sabtu, upacara dilaksanakan pada hari Senin, 4 Mei 2026. Acara tersebut diselenggarakan di Kampus 2 lantai 7 dan diikuti oleh sivitas akademika dengan penuh antusias.

Sebagian besar peserta hadir mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Beragam busana tradisional turut memeriahkan acara, mulai dari adat Sumatera, Jawa, Timor, hingga Minahasa. Keberagaman ini mencerminkan semangat persatuan dalam kebhinekaan serta menjadi wujud penghargaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Upacara berlangsung dengan khidmat. Rektor UKRIDA bertindak sebagai pembina upacara, sementara para petugas upacara merupakan gabungan dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Seluruh petugas mengenakan pakaian adat tradisional yang mencerminkan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia.

Dalam amanat upacara, Rektor UKRIDA menyampaikan pidato yang mengacu pada Naskah Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah pada peringatan Hardiknas 2026. Disampaikan bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta memiliki kepribadian yang unggul.

Selain itu, ditegaskan pula bahwa pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh demi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat.

Setelah upacara selesai dan pemimpin upacara meninggalkan tempat upacara, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba busana adat terbaik. Suasana penuh antusias dan semangat kebersamaan terasa saat nama-nama pemenang diumumkan. Adapun para pemenang lomba busana adat terbaik pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 adalah :

  • Juara 1 Pria: Prof. Dr. Adrie Frans Assa, S.E., M.M. dengan busana adat Minahasa
  • Juara 1 Wanita: Leony Manurung dengan busana adat Batak
  • Juara 2 Pria: Dr. dr. Liem Jen Fuk, M.K.K., Sp.Ok dengan busana adat Bali
  • Juara 2 Wanita: dr. Elli Arsita, Sp.PD dengan busana adat Kupang
  • Juara 3 Pria: Yanuar Bagus Adriyanto Munomo, S.M. dengan busana adat Jawa
  • Juara 3 Wanita: Margaretha Theresia, Amd. dengan busana adat Jawa

Selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta yang telah turut memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.

 

Dewi Kumalasari - Unit Protokoler & Humas