Program Soft Skills

Saat ini pengguna tenaga kerja mencari pekerja yang memiliki keterampilan yang tinggi bukan hanya pada kemampuan akademik melainkan juga mementingkan keterampilan soft skills. Sebuah survey yang dilakukan oleh NACE (National Association of Colleges and Employers) pada tahun 2011 menunjukkan ada lima keahlian kerja soft skills yaitu kemampuan bekerja dalam tim, komunikasi verbal, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan memperoleh dan mengolah informasi, kemampuan untuk membuat rencana dan membuat prioritas (Koncz, 2011).

Pendidikan tinggi dituntut untuk mampu meresponi perubahan yang terjadi dalam dunia kerja saat ini. Dengan semakin berkembangnya tuntutan kompetensi yang diharapkan dalam diri para lulusan perguruan tinggi yang akan mencari kerja, mau tidak mau perguruan tinggi harus merubah caranya untuk mengajar dan melatih mahasiswa. Perguruan tinggi tidak bisa hanya berfokus pada pengembangan ilmu dan pengetahuan saja melainkan harus berfokus pada pengembangan kompetensi.

Di Indonesia sejak tahun 2000 telah dikembangkan pendidikan di perguruan tinggi yang berbasis kompetensi. Hal ini sesuai dengan Kepmendiknas No. 232/U/2000 yang menegaskan bahwa luaran hasil pendidikan yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kebutuhan industri, dan profesional  (Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, 2008). Dengan kata lain pemerintah menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi harus mampu mengintegrasikan kemampuan intelektual, pengetahuan dan afektif secara utuh dan menyeluruh.

Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) secara khusus telah mulai mengembangkan kegiatan soft skills sejak tahun 2009. Dengan menggunakan pendekatan seven vectors dari Arthur Chickering, UKRIDA melakukan berbagai kegiatan yang mengarah pada pengembangan diri dalam tujuh vector yakni developing competence, managing emotions, moving through autonomy toward interdependence, developing mature interpersonal relationships, establishing identity, developing purpose, and developing integrity.

Seiring berjalannya waktu dirasakan perlunya pendekatan lain yang lebih komprehensif dan sistematik. Salah satu pendekatan yang dianggap cukup komprehensif adalah The Bases of Competence.

The Bases of Competence

The Bases of Competence terdiri dari empat kompetensi yakni Managing Self atau Mengelola Diri, Communicating atau Komunikasi, Managing People and Task atau Mengelola Orang dan Tugas, dan Mobilizing Innovation and Change atau Memobilisasi Inovasi dan Perubahan. Menurut Evers, Rush, dan Berdrow (1998) keempat kompetensi pada The Bases of Competence merupakan suatu integrasi antara fungsi manajerial klasikal dengan kontemporer yang terdapat pada hampir semua pekerja yang bekerja pada tingkat organisasi dan bisnis yang tinggi. Menurut mereka, para pekerja seperti ini dituntut untuk mampu mengambil tanggung jawab kepemimpinan. Mereka diharapkan mampu bergerak masuk dan keluar dalam peran kepemimpinan di dalam kelompok, departemen, maupun fungsi-fungsi tertentu. Selain itu para pekerja seperti ini juga diharapkan mampu bertanggung jawab terhadap pertumbuhan dirinya pribadi.

The Bases of Competence terdiri dari 18 kemampuan yang ada dalam empat kompetensi. Dalam kompetensi mengelola inovasi dan perubahan terdapat kemampuan-kemampuan seperti: kemampuan untuk konseptualisasi; kreativitas, inovasi, dan perubahan; pengambilan resiko; dan kemampuan membuat visi. Dalam kompetensi mengelola orang dan tugas terdapat kemampuan-kemampuan seperti: melakukan koordinasi; pengambilan keputusan; kepemimpinan dan pengaruh; mengelola konflik; merencanakan dan mengelola.

Sedangkan dalam kompetensi komunikasi, kemampuan yang diukur diantaranya adalah: interpersonal; mendengarkan; komunikasi oral; dan komunikasi tertulis. Berikutnya dalam kompetensi mengelola diri, kemampuan yang diukur adalah: kemampuan belajar; pengelolaan diri dan manajemen waktu; kekuatan personal; dan pemecahan masalah dan analitis. Kemampuan teknis tidak dimasukkan ke dalam salah satu dari empat kompetensi. Namun Janet Z-K Wolstenholme dan Fred Evers (2011) menganggap bahwa kemampuan ini penting dalam dunia kerja dan harus diperhitungkan sebagai kemampuan yang khusus.

Program Soft Skills Ukrida: Being Transformed To Win The Future

Program ini diberi nama Being Transformed Ukridian (BTU). Sesuai dengan moto Ukrida yakni “being transformed to win the future,” program soft skills ini memiliki jiwa yang sama yakni terjadinya perubahan yang terus menerus dalam diri setiap mahasiswa untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Kerinduan kami adalah setiap mahasiswa yang belajar di Ukrida dapat mengalami proses transformasi sejak hari pertama mereka kuliah sampai menyelesaikan masa studi mereka di Ukrida dan bahkan setelah mereka memasuki dunia kerja sekalipun.

Visi

Visi dari program ini adalah mahasiswa Ukrida yang memiliki kepribadian yang unggul.

Misi

Mengadakan berbagai kegiatan soft skills bagi mahasiswa agar mahasiswa dapat mengembangkan kepribadian diri yang unggul.

Tujuan

  1. Mahasiswa memiliki motivasi dan sikap yang kuat untuk melakukan proses belajar pribadi untuk mengembangkan keterampilan diri
  2. Mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan soft skills yang diselenggarakan baik di lingkungan intra Ukrida maupun ekstra Ukrida.
  3. Mahasiswa mampu melakukan unjuk karya dalam bentuk portofolio diri

Program

Program Soft skills ini bersifat wajib bagi mahasiswa. Hal ini berarti bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang harus diikuti dan dilaksanakan oleh mahasiswa Ukrida. Kegiatan ini merupakan syarat bagi mahasiswa untuk mengikuti Yudisium. Adapun garis besar program soft skills sebagai berikut:

Tabel Tema Kompetensi Program Soft Skills Ukrida

Tahun

Tema

Tujuan

Tahun 1

Managing Self

Mengembangkan tingkah laku rutinitas dengan tujuan memaksimalkan kemampuan mahasiswa untuk berhadapan dengan ketidakpastian dari sebuah lingkungan yang terus berubah.

Tahun 2

Communicating

Berinteraksi dengan efektif dengan berbagai kelompok maupun individu untuk mengumpulkan,mengintegrasikan,danmerangkai informasi dalam berbagaibentuk seperti verbal maupun tulisan.

Tahun 3

Managing People and Task

Menyelesaikan tugas dengan merencanakan, mengelola, mengkoordinasi, dan mengendalikan baik orang maupun sumber daya.

Tahun 4

Mobilizing Innovation and Change

Kemampuan mahasiswa untuk mengkonseptualisasi serta cara mereka untuk memulai dan mengelola perubahan.

Universitas Kristen Krida Wacana
UKRIDA 50

Krida Wacana Christian University

  • Campus I
    Jl. Tanjung Duren Raya no. 4, West Jakarta
    Telp. 021 566 6952
    Fax. 021 566 6956
  • Campus II
    Jl. Arjuna Utara no. 6, West Barat
    Telp. 021 5694 2061
    Fax. 021 563 1731
  • Campus III
    Kokan Permata Blok A no. 6-8
    Jl. Boulevard Bukit Gading Raya
    Kelapa Gading – North Jakarta 
    Telp. 021 294 50 999
    Fax. 021 294 51 374
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…