Humas

Humas

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

1978 nCYjLFm5eI9J5betBq 3UTmtSudah tahukah kamu apa dan bagaimana pentingnya program studi Optometri? Di zaman yang semakin maju saat ini, perkembangan teknologi sangatlah pesat dan tidak dapat dihindari, bahkan saat ini kehidupan kita sangat bergantung pada teknologi. Tanpa kita sadari penggunaan teknologi yang terus-menerus kita gunakan membuat mata mudah dan rentan mengalami kerusakan. Disinilah peran optometris sangatlah penting. Optometris dapat membantu memahami masalah penglihatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup lebih baik melalui penglihatan yang lebih baik.

Optometri merupakan profesi perawatan kesehatan yang melibatkan pemeriksaan mata dan sistem visual yang berlaku untuk cacat atau kelainan serta diagnosis medis dan manajemen penyakit mata lainnya. Optometri juga menghasilkan sumber daya manusia yang mampu mendidik masyarakat tentang kesehatan mata, dan memberikan solusi atas berbagai keluhan terkait masalah penglihatan, khususnya karena kelainan refraksi mata yang memerlukan koreksi. Optometri merupakan filter pertama dalam pemeriksaan kesehatan mata sebelum pasien dirujuk ke Opthalmologis.

Sarjana Optometris memiliki wewenang untuk memeriksa ketajaman penglihatan seseorang secara teratur, memeriksa masalah kesehatan mata atau gangguan pengelihatan seperti kondisi mata rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme, serta memperbaiki dan merehabilitasi kelainan refraksi dengan meresepkan kacamata dan lensa kontak. Optometris juga dapat mendiagnosa beberapa kondisi seperti glaukoma, konjungtivitis dan retinopati diabetik. Seorang Optomteri dapat merujuk pasien ke dokter spesialis mata jika seorang pasien dicurigai memiliki penyakit mata. Selain itu, Optometris dilatih memahami secara mendalam berbagai macam instrumen yang berkaitan dengan penyakit mata dan perkembangan terkini dari peralatan tersebut serta semua kemampuan yang dimiliki oleh refraksionis-optisien.

1978 ihELy90IeuwS0kuqAyotwt2kNMenurut Global Vision Impairment Data 2015 (WHO), > 75% dari gangguan kesehatan mata sebenarnya dapat dicegah. Kerugian negara akibat kebutaan dan gangguan penglihatan akan sangat besar, karena seorang penderita menjadi tidak produktif. Perlu kita ketahui, bahwa di dunia ada 3 jenjang/jenis tenaga kesehatan mata, yaitu: dokter mata, optometris dan refrakto-optisi, saat ini di Indonesia, belum ada lulusan optometris. Pada kenyataannya kebutuhan akan sarjana terapan optometri sangat dibutuhkan untuk sekarang ataupun di masa yang akan datang.

Berangkat dari fenomena tersebut UKRIDA membuka program studi terbarunya yaitu Optometri dalam kegiatan pembelajaran. Berdiri di bawah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, program studi sarjana terapan Optometri merupakan program strata-1 pertama dan satu-satunya di Indonesia. Sehingga dapat dibayangkan seberapa besar peluang pekerjaan yang ada pada bidang tersebut dibandingkan dengan program studi lainnya.

Daftarkan dirimu segera di Optometri UKRIDA, bergabung menjadi pemimpin untuk masa depan dan kesehatan yang lebih baik! UKRIDA, take the lead!

1891 kqRVm9kp7pqMJQNEGuSRTi79YBagi sebagian orang, mungkin Anda sudah mengetahui dan bahkan berobat ke Klinik Arjuna. Lokasinya sangat dekat dengan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana maupun RS UKRIDA, yaitu di Jalan Arjuna Utara No. 7 F dan G, diapit oleh sejumlah rumah toko (ruko), yang beberapa di antaranya adalah bank.

Klinik tiga lantai tersebut merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menyediakan berbagai layanan kesehatan seperti praktek dokter umum, dokter gigi, poli anak, maupun kebidanan. Sejak resmi dibuka pada 8 November 2018, klinik ini sudah menerima pasien dari dalam maupun luar UKRIDA.

Seperti dikutip dari wawancara Buletin RS UKRIDA, Parakarta, dengan dr. Arif Kusuma Wardhana, MARS, sebagai penanggung jawab Klinik Arjuna, “Visi Klinik Arjuna adalah menjadi klinik yang andal dan terpercaya, sebagai mitra kemanusiaan untuk menjadi sehat. Sementara misinya adalah melayani dengan kasih dan perhatian bagi pemulihan sesama, serta menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai bagi pasien dan keluarga.” Maka, diharapkan klinik tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik bagi semua orang.

1891 Z2BNRo2afk6v4B0R1W54sKCFjMengenai biaya, jika Anda adalah pasien umum, Anda harus membayar sepuluh ribu rupiah untuk konsultasi dokter dan Rp 25 ribu untuk obat. Namun, jika ada tindakan yang perlu dilakukan, akan ada tambahan biaya yang dikenakan. Sementara itu, bagi karyawan UKRIDA, Anda cukup menunjukkan kartu identitas karyawan dan kartu asuransi. Lalu bagi mahasiswa UKRIDA, hanya perlu menunjukkan kartu mahasiswa saja.

Sekadar informasi, khusus di Februari hingga April 2019, Klinik Arjuna mengadakan promosi vaksinasi dan promosi khusus mahasiswa. Untuk vaksinasi influenza, Anda cukup membayar Rp 150 ribu. Lalu untuk vaksinasi human papillomavirus atau HPV (Gardasil), Anda akan dikenakan biaya sejumlah Rp 2,5 juta untuk tiga kali suntik.

Sementara bagi Anda, para mahasiswa, yang ingin mendapatkan vaksinasi hepatitis B, Anda cukup memperlihatkan kartu mahasiswa dan membayar Rp 120 ribu. Namun, jika Anda ingin mendapatkan pemeriksaan kualitatif hepatitis B surface antigen (HBsAg) dan anti hepatitis B surface antibody (HBs), selain menunjukkan kartu mahasiwa, Anda perlu membayar sebesar Rp 150 ribu.

Selain itu, ada pula promosi pembersihan karang gigi atas dan bawah (scaling), dengan membayar Rp 115 ribu. Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Klinik Arjuna di nomor 021-22956858 extension 3000.

Nah, di samping Klinik Arjuna, ada klinik lain yang berada di bawah naungan PT Upadana Krista Dipta Arjasa, yaitu Klinik Pejagalan. Klinik yang berlokasi di Jalan Pejagalan No. 62 Blok A Kav. 21, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, tepat di seberang Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya Pejagalan tersebut, merupakan hasil kerja sama PT Upadana Krista Dipta Arjasa dengan Gereja Kristen Reform Karismatik, selaku pemilik tempat.

1891 5LGdQgvr1Poba LwYCHhRHCWNSejak direnovasi pada Oktober 2018, kini Klinik Pejagalan masih berada di tahap persiapan, khususnya rekrutmen tim medis. Sementara untuk persiapan secara fisik, bisa dikatakan sudah rampung.

Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, Klinik Pejagalan didirikan dengan tujuan mengembangkan layanan kesehatan UKRIDA kepada masyarakat, secara khusus jemaat Gereja Kristen Reform Karismatik dan masyarakat di kawasan Pejagalan, meski tidak terbatas pada lingkup tersebut.

Satu hal yang menarik dan mungkin jarang ditemukan pada klinik kesehatan pada umumnya adalah layanan akupunktur medis, yang nantinya menjadi nilai tambah dari klinik tersebut. Menurut penjelasan dr. Danyel Suryana, MARS, penanggung jawab Klinik Pejagalan, akupunktur medis dipilih dengan mempertimbangkan faktor demografi, di mana banyak warga beretnis Tionghoa.

1891 efPyoIONHpTNVpH8PKAqPbRGTDi luar itu, masyarakat juga bisa mendapatkan layanan poliklinik dokter umum, poliklinik gigi, layanan imunisasi, medical check up atau cek kesehatan, dan layanan home care. Namun, masing-masing layanan ini akan dibuka secara bertahap. Artinya, saat dibuka nanti, belum semua layanan langsung tersedia.

Sekadar mengingatkan, jangan lupa untuk membaca Buletin RS UKRIDA, Parakarta, untuk memperoleh informasi terbaru seputar RS UKRIDA, Klinik Arjuna, Klinik Pejagalan, maupun berbagai artikel kesehatan lainnya. Salam! (Theresia J Christy)

Klinik Arjuna dan Klinik Pejagalan siap melayani Anda!

deklarasi narkoba 01Sebuah langkah besar dan prestasi telah dicapai oleh UKRIDA sebagai kampus pertama yang mendeklarasikan diri sebagai ‘Kampus Tanpa Narkoba’. Mengingat bahaya besar yang mengancam generasi muda dari penyalahgunaan Narkoba maka langkah ini sebagai bagian dari sikap dan posisi UKRIDA untuk tidak mentolerir segala bentuk penyalagunaan Narkoba di lingkungan kampus.

Kegiatan ini diawali pada bulan Agustus 2018, di mana sebanyak 650 mahasiswa baru UKRIDA telah mengikuti sidak tes urin dan dilanjutkan dengan seminar Tanpa Narkoba yang bekerja sama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional). Melalui tes tersebut sebanyak 650 mahasiswa baru UKRIDA dinyatakan bebas dari penyalahgunaan Narkoba.

deklarasi narkoba 02Rangkaian kegiatan Kampus Tanpa Narkoba dilanjutkan dengan menyelenggarakan sidak tes urin kepada seluruh Civitas Akademika UKRIDA melalui sampel berjumlah 600 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan karyawan. Berdasarkan hasil dari pemeriksaan Pusdokes Polri didapati bahwa seluruh sampel yang diambil dinyatakan negatif dari penyalahgunaan Narkoba.

Puncak acara diselenggarakan melalui seminar dan deklarasi yang bertemakan Kampus Tanpa Narkoba dan Seminar Menjaga Kampus dari Paham Terorisme dan Radikalisme. Acara dihadiri oleh Narasumber Brigjen Pol Drs. Edi Setio Budi Santoso dari Dirbintibmas Koorbimas Baharkam Polri, dan juga Kombes Pol Dr. Pramujoko Sp. F., DFM dari Kabiddokpol Pusdokes Polri. Hadir pula, Rektor UKRIDA Dr.Eng. Drs. Erning Wihardjo, M.Eng., M.Eng.Sc. serta MKK Karumkit Bhayangkara Sespimma Lemdiklat Polri Dr. Rini Afrianti, Kasat Bimas Polres Metro Jakarta Barat AKBP Aslan Sulastomo, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun SH MM, dan sekitar 700 mahasiswa UKRIDA ini diselenggarakan di Auditorium Fakultas Kedokteran UKRIDA, Jalan Arjuna Utara Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat.

deklarasi narkoba 03Perlu diketahui bahwa jumlah penyalahgunaan Narkoba di Indonesia saat ini mencapai 5.1 juta jiwa. Jumlah ini sudah mencapai tahap yang mengkhawatirkan bahkan dampaknya sudah sampai ke desa-desa. Setiap hari 50 orang meninggal dunia karena Narkoba. Untuk itu seluruh elemen bangsa sudah saatnya berkolaborasi dalam menanggulangi penyalahgunaan Narkoba sebelum jumlah terdampak penyalagunaan Narkoba semakin merajalela di Indonesia. Bagi UKRIDA ini adalah langkah nyata untuk ikut memberantas Narkoba khususnya di generasi muda. UKRIDA

Selamat datang di UKRIDA, Kampus Tanpa Narkoba, Kampus Bebas Narkoba!

Halaman 1 dari 4
UKRIDA 200px
 

Universitas Kristen Krida Wacana

  • Kampus I
    Jl. Tanjung Duren Raya no. 4, Jakarta Barat
    Telp. 021 566 6952
    Fax. 021 566 6956
  • Kampus II
    Jl. Arjuna Utara no. 6, Jakarta Barat
    Telp. 021 5694 2061
    Fax. 021 563 1731
  • Kampus III
    Kokan Permata Blok A no. 6-8
    Jl. Boulevard Bukit Gading Raya
    Kelapa Gading – Jakarta Utara
    Telp. 021 294 50 999
    Fax. 021 294 51 374
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…