Artikel Ukrida

Artikel Ukrida (56)

Artikel Ukrida

BPBD1 min

Bencana tidak terlepas dari kehidupan manusia. Bencana bisa diakibatkan karena ulah manusia, seperti penebangan pohon secara brutal sehingga menyebabkan banjir, membuang sampah dengan sembarangan, pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan, dan masih banyak  lagi. Namun ada juga bencana yang ada di luar kendali manusia. Seperti contohnya gempa bumi.

Mengingat bahwa Indonesia berada di kawasan lingkaran api atau ring of fire, dampak salah satunya adalah gempa bumi yang banyak terjadi. Setiap bulan dari laporan BMKG setidaknya ada gempa bumi yang terjadi di Indonesia, baik magnitudo yang tinggi atau rendah. Hal ini pun juga tidak terkecuali bisa terjadi hingga berdampak di Jakarta.

Mengantisipasi hal di rasa diperlukan pelatihan tanggap bencana di Ukrida. Untuk itu diadakanlah pelatihan “ Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana” yang dilakukan Ukrida bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Acara yang dilakukan pada tanggal 27 Agustus ini diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sarana Prasarana, Dra Mina Sulastri., MS. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa setelah pelatihan ini diharapkan  seluruh peserta mensosialisasikan  ilmu yang di dapat kepada seluruh rekan-rekan yang ada. Peserta terdiri dari 32 orang yang berasal dari Unit yang berbeda. Di mulai dari BEM Universitas, Karyawan Unit Bangunan Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (UBK3), Satpam dan petugas kebersihan (Cleaning Service).  Sambutan kedua adalah Bapak Embai Suhaimi., SE selaku Kepala Seksi Kesiapsiagaan yang memberikan wawasan mengenai pemetaan becana di DKI Jakarta.

BPBD3PS

Acara yang di mulai dari jam 09.00  wib ini sangat menarik, karena tidak hanya teori saja tetapi juga dilakukan praktek dan simulasi bencana. Dari kesiapsiagaan, bagaimana kita bersikap ketika menghadapi gempa, respon kita dan apa yang bisa kita lakukan untuk membantu lain. Tidak hanya menghadapi gempa saja, tetapi bagaimana kita melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan. Ada kalanya terlambat pemberian pertolongan akan memperlambat penyembuhan. Adakalanya juga apabila kita salah dalam memberikan pertolongan akan memburuk keadaan korban.

Dalam memberi pertolongan ada beberapa hal juga yang harus kita perhatikan sehingga kita tidak mencederai diri sendiri. Misalnya dalam mengangkat sesuatu, kita harus memperhatikan cara mengangkat yang benar, yang bertumpu pada paha dan bukan pada punggung kita. Selain itu perlunya pengunaan alat2 sederhana disekitar kita apabila sedang membantu yang terluka. Belajar juga bagaimana menghadapi orang yang pingsan. Yang pertama adalah di tepuk pipinya untuk melihat kesadaran. Apabila masih tidak sadar maka lihat pernafasannya. Apabila di rasa nafas tidak begitu terasa maka di pompa di bagian dada dengan menggunakan kedua tangan. Pemberian nafas buatan tidak dianjurkan apabila belum pernah mendapatkan pelatihan. Jikapun harus dilakukan, dianjurkan memakai plastik, karena belum tentu si pemberi udara dalam kondisi yang baik dan sehat.

Ada banyak hal yang dipelajari di jam yang sangat berharga tersebut. Ilmu-ilmu baru yang sangat memperlengkapi semua peserta. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD DKI Jakarta yang sudah dengan sukarela membantu, memperlengkapi kami dengan ilmu baru, skill yang bertambah. Semuanya akan dipakai dalam membantu sesama, dan melakukan kesiapsiagaan. 

 

dokpol1 REV001

“Indonesia darurat narkoba!’, walau pernyataan Presiden Joko Widodo itu telah disampaikan pada tahun 2015 silam, namun semangat untuk memerangi narkoba harus terus dimiliki sampai kapan pun. Bekerjasama dengan Biddokpol dan PUSDOKKES Polri, UKRIDA menyadari pentingnya edukasi dalam mencegah penggunaan dan bahaya narkoba di lingkungan Universitas. Hal tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Universitas. Sebagai rangkaian dari Kegiatan Pengantar Studi Mahasiswa Baru (PSMB) UKRIDA seluruh calon mahasiswa baru angkatan 2019 wajib untuk mengikuti seminar yang di bawakan oleh dr. Paula Lihawa, M.For.Sc (Kasubbid Narkoba Bidokpol Pusdokkes Polri dan didampingi oleh AKP Andis Anshori S. Si, S.I.K (Kaur Subbid Narkoba Biddokpol PUSDOKKES Polri).

Tidak hanya mengikuti kegiatan seminar saja sebelumnya telah dilakukan deteksi dini narkoba secara mendadak terhadap mahasiswa baru angkatan 2019 UKRIDA. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas mahasiswa UKRIDA yang bebas dari penyalagunaan NarkotikaBerdasarkan hasil keseluruhan screening test Biddokpol dan PUSDOKKES Polri seluruh mahasiswa baru UKRIDA angkatan 2019 dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Seperti yang kita ketahui dimana ditahun sebelumnya UKRIDA telah mendeklarasikan sebagai Kampus Tanpa Narkoba (23/11/18). UKRIDA menjadi kampus pertama yang mendeklarasikan sebagai Kampus Tanpa Narkoba bersama dengan Biddokpol (Bidang Kedokteran Kepolisian) dan Pusdokkes (Pusat Kedokteran dan Kesehatan) Polri di Indonesia.

dokpol 2

Kegiatan seminar tersebut diadakan di Auditorium Kampus II Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UKRIDA dengan diikuti oleh kurang lebih 550 mahasiswa UKRIDA. UKRIDA berharap dengan diadakannya seminar Pendidikan dan Gerakan anti Penyalahgunaan NAPZA mahasiswa dapat memahami bahaya dari penyalahgunaan Narkoba yang dapat menghancurkan masa depan setiap generasi muda. Selain mengerti bahaya penyalahgunaan narkoba, diharapkan juga mahasiswa UKRIDA menjadi pionir terdepan untuk mencegah penggunaan barang haram ini.

Ayok… kita bangga menjadi generasi muda yang bebas dari NARKOBA!

Jumat, 23 Agustus 2019 01:38

PSMB 2019

Written by

DSC 1931          Kegiatan Pengantar Studi Mahasiswa Baru (PSMB) UKRIDA merupakan kegiatan yang rutin dilakukan sebelum mahasiswa aktif mengikuti perkuliahan. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa baru mengenai dunia perkuliahan. Tahun ini kegiatan PSMB dilakukan selama 4 hari yang  dimulai dari tanggal 5-8 Agustus 2019 dengan bertemakan INNOVATIVE UKRIDIAN berlokasi di kampus 1 dan 2 UKRIDA . 

Sebagai rangkaian kegiatan PSMB, seluruh panitia dan mentor menyambut mahasiswa baru dengan pertunjukkan tarian tradisional. dimana hal ini dilakukan sebagai ucapan selamat datang untuk seluruh mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah. Kegiatan selanjutnya dilakukan dengan melakukan deteksi dini narkoba secara mendadak terhadap seluruh mahasiswa baru angkatan 2019. Berdasarkan hasil keseluruhan screening test Biddokpol dan PUSDOKKES Polri seluruh mahasiswa baru UKRIDA angkatan 2019 dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. 

Antusias dari seluruh mahasiswa baru terlihat selama mengikuti rangkaian kegiatan PSMB. Dihari ke-3 PSMB seluruh mahasiswa baru berkesempatan untuk mengikuti berbagai seminar seperti Pendidikan dan gerakan anti penyalahgunaan NAPZA (dr.Paula Lihawa, M. For. SC) , Pendidikan dan gerakan anti korupsi (Pahala Nainggolan) , dan Menanamkan Nilai Kebangsaan Pendidikan bela negara/wawasan kebangsaan dan radikalisme melalui Pemutaran Film "LIMA yang dihadiri langsung oleh Sutradara sekaligus produsernya yaitu Lola Amaria

DSC03965Tanggal 8 Agustus 2019 merupakan hari terakhir kegiatan PSMB, kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan tahun akademik 2019/2020 .oleh Rektor Universitas (Dr.Eng.Drs.Erning Wihardjo M.Eng.,M.Eng.Sc), yang juga dihadiri oleh ketua Yayasan BPTK Krida Wacana (Dr. Ir. Hidajat Lesmana, M.T.) kegiatan selanjutnya dilakukan penyematan jas almamater kepada setiap perwakilan mahasiswa. 

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari tersebut membawa kesan tersendiri bagi seluruh mahasiswa baru, karena tidak hanya mendapatkan informasi dan ilmu baru mengenai dunia perkuliahan tetapi juga mendapatkan pengalaman baru dan tentunya juga teman baru. 

Selamat bergabung dan selamat memasuki dunia perkuliahan, UKRIDIAN!
Kamis, 16 Mei 2019 06:40

Taekwondo UKRIDA dan Prestasinya

Written by

IMG 20190401 WA0010

Olahraga Taekwondo merupakan seni beladiri yang berasal dari negeri Korea dengan memadukan antara seni jurus (Poomsae) dan Perkelahian (Fighting). Taekwondo juga merupakan salah satu cabang olahraga yang masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang olahraga terbesar di dunia, yaitu Olimpiade.

UKM Taekwondo Ukrida menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa dalam menyalurkan bakat di luar dari bidang akademik yang dimiliki dari setiap mahasiswanya. Berdiri sejak tahun 1996, UKM Taekwondo UKRIDA telah berhasil melahirkan beberapa atlet yang yang mewakili beberapa wilayah di DKI Jakarta pada ajang Kejurda (kejuaraan antar daerah) se-DKI Jakarta.

Belum lama ini UKM Taekwondo UKRIDA berhasil meraih prestasi tingkat kota pada perlombaan Kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Kota (POPKOT) Jakarta Barat yang diadakan pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu. 6 Emas, 8 Perak dan 1 Perunggu berhasil di raih oleh UKM Taekwondo UKRIDA, serta Juara 3 Umum Prestasi pada ajang perlombaan yang sama.

IMG 20190401 WA0008

Mahasiswa/i UKRIDA yang mengikuti kegiatan latihan Taekwondo memiliki tingkat antusias yang sangat tinggi, di sela-sela kesibukkan perkuliahan 15 orang yang mengikuti pertandingan melakukan persiapan lomba seminggu dua kali selama sebulan (Senin dan Jumat). dan dilatih oleh seorang pelatih sekaligus mantan atlet DKI Jakarta dengan segala prestasi yang telah diraihnya. Sejak masih aktif menjadi atlet sampai menjadi seorang pelatih.Sabeum (sebutan pelatih dalam Bahasa Korea), Jimmy Indrawinata adalah seorang pelatih yang telah telah lama melatih di UKRIDA sejak tahun 1998 dan telah berhasil membuat nama UKRIDA diperhitungkan dalam berbagai ajang kejuaraan. Latihan tersebut meliputi latihan fisik, latihan teknik tendangan, tangkisan, dan pukulan serta sparing untuk simulasi tanding. Stamina dan kondisi badan yang fit juga mereka siapkan untukmengikuti pertandingan tersebut.

Prestasi tertinggi yang pernah diraih oleh UKM Taekwondo Ukrida adalah juara umum 3 dalam kejuaraan Nasional Mahasiswa Se–Jawa Bali yang diadakan di Universitas Jakarta ( IKIP ) pada tahun 1997 di Gor Mahasiswa Universitas Jakarta, saat itu tim Taekwondo UKRIDA berhasil meraih 3 emas,2 perak dan 1 perunggu.

Hingga saat ini, telah banyak prestasi yang diraih oleh mahasiswa UKRIDA baik ditingkat kota maupun nasional.

2118 v8VzvbZsPCjnJw6dmXVBBcBAEDr. Thedy Yogasara, Staf Pengajar sekaligus Dekan Fakultas Teknologi Industri, UNPAR, mempresentasikan pandangannya dalam salah satu sesi Guest Lecture Series di Program Studi Teknik Industri, UKRIDA, 25 Februari 2019. Kehadiran Dr. Thedy Yogasara ini merupakan salah satu buah tindak lanjut atas kerjasama “Lecturer Exchange program” antara UKRIDA-UNPAR.

2118 Janb2XymROajuY00XFRuGHSupPresentasi Dr. Thedy Yogasara, berjudul "Ergonomics & Design for Special Populations," mengeksplorasi dasar-dasar teoretis dan metodologis terkait bagaimana mengakomodasi perbedaan fisiologis manusia dalam desain produk yang digunakan sehari-hari. Dr. Thedy Yogasara juga menekankan pentingnya penerapan “Fit the Jobs/Products to the man” dalam desain, sehingga manusia dapat bekerja dengan aman, nyaman, dan efektif.

Lebih fokus lagi, presentasi Dr. Thedy Yogasara menekankan pada desain berbasis ergonomi bagi “special groups”, seperti wanita hamil, orang tua, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Fokus presentasi menunjukkan pentingnya desain bagi “special groups” ini agar mereka dapat beraktivitas secara mandiri.

Menutup presentasinya, Dr. Thedy Yogasara memberikan tips bagi mahasiswa bagaimana memulai suatu tahapan desain produk berbasis ergonomi, dimulai dari ideas generation hingga user evaluation.

2118 40sfoLQ7bihHx lVn7ykybK2c

1978 nCYjLFm5eI9J5betBq 3UTmtSudah tahukah kamu apa dan bagaimana pentingnya program studi Optometri? Di zaman yang semakin maju saat ini, perkembangan teknologi sangatlah pesat dan tidak dapat dihindari, bahkan saat ini kehidupan kita sangat bergantung pada teknologi. Tanpa kita sadari penggunaan teknologi yang terus-menerus kita gunakan membuat mata mudah dan rentan mengalami kerusakan. Disinilah peran optometris sangatlah penting. Optometris dapat membantu memahami masalah penglihatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup lebih baik melalui penglihatan yang lebih baik.

Optometri merupakan profesi perawatan kesehatan yang melibatkan pemeriksaan mata dan sistem visual yang berlaku untuk cacat atau kelainan serta diagnosis medis dan manajemen penyakit mata lainnya. Optometri juga menghasilkan sumber daya manusia yang mampu mendidik masyarakat tentang kesehatan mata, dan memberikan solusi atas berbagai keluhan terkait masalah penglihatan, khususnya karena kelainan refraksi mata yang memerlukan koreksi. Optometri merupakan filter pertama dalam pemeriksaan kesehatan mata sebelum pasien dirujuk ke Opthalmologis.

Sarjana Optometris memiliki wewenang untuk memeriksa ketajaman penglihatan seseorang secara teratur, memeriksa masalah kesehatan mata atau gangguan pengelihatan seperti kondisi mata rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme, serta memperbaiki dan merehabilitasi kelainan refraksi dengan meresepkan kacamata dan lensa kontak. Optometris juga dapat mendiagnosa beberapa kondisi seperti glaukoma, konjungtivitis dan retinopati diabetik. Seorang Optomteri dapat merujuk pasien ke dokter spesialis mata jika seorang pasien dicurigai memiliki penyakit mata. Selain itu, Optometris dilatih memahami secara mendalam berbagai macam instrumen yang berkaitan dengan penyakit mata dan perkembangan terkini dari peralatan tersebut serta semua kemampuan yang dimiliki oleh refraksionis-optisien.

1978 ihELy90IeuwS0kuqAyotwt2kNMenurut Global Vision Impairment Data 2015 (WHO), > 75% dari gangguan kesehatan mata sebenarnya dapat dicegah. Kerugian negara akibat kebutaan dan gangguan penglihatan akan sangat besar, karena seorang penderita menjadi tidak produktif. Perlu kita ketahui, bahwa di dunia ada 3 jenjang/jenis tenaga kesehatan mata, yaitu: dokter mata, optometris dan refrakto-optisi, saat ini di Indonesia, belum ada lulusan optometris. Pada kenyataannya kebutuhan akan sarjana terapan optometri sangat dibutuhkan untuk sekarang ataupun di masa yang akan datang.

Berangkat dari fenomena tersebut UKRIDA membuka program studi terbarunya yaitu Optometri dalam kegiatan pembelajaran. Berdiri di bawah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, program studi sarjana terapan Optometri merupakan program strata-1 pertama dan satu-satunya di Indonesia. Sehingga dapat dibayangkan seberapa besar peluang pekerjaan yang ada pada bidang tersebut dibandingkan dengan program studi lainnya.

Daftarkan dirimu segera di Optometri UKRIDA, bergabung menjadi pemimpin untuk masa depan dan kesehatan yang lebih baik! UKRIDA, take the lead!

deklarasi narkoba 01Sebuah langkah besar dan prestasi telah dicapai oleh UKRIDA sebagai kampus pertama yang mendeklarasikan diri sebagai ‘Kampus Tanpa Narkoba’. Mengingat bahaya besar yang mengancam generasi muda dari penyalahgunaan Narkoba maka langkah ini sebagai bagian dari sikap dan posisi UKRIDA untuk tidak mentolerir segala bentuk penyalagunaan Narkoba di lingkungan kampus.

Kegiatan ini diawali pada bulan Agustus 2018, di mana sebanyak 650 mahasiswa baru UKRIDA telah mengikuti sidak tes urin dan dilanjutkan dengan seminar Tanpa Narkoba yang bekerja sama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional). Melalui tes tersebut sebanyak 650 mahasiswa baru UKRIDA dinyatakan bebas dari penyalahgunaan Narkoba.

deklarasi narkoba 02Rangkaian kegiatan Kampus Tanpa Narkoba dilanjutkan dengan menyelenggarakan sidak tes urin kepada seluruh Civitas Akademika UKRIDA melalui sampel berjumlah 600 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan karyawan. Berdasarkan hasil dari pemeriksaan Pusdokes Polri didapati bahwa seluruh sampel yang diambil dinyatakan negatif dari penyalahgunaan Narkoba.

Puncak acara diselenggarakan melalui seminar dan deklarasi yang bertemakan Kampus Tanpa Narkoba dan Seminar Menjaga Kampus dari Paham Terorisme dan Radikalisme. Acara dihadiri oleh Narasumber Brigjen Pol Drs. Edi Setio Budi Santoso dari Dirbintibmas Koorbimas Baharkam Polri, dan juga Kombes Pol Dr. Pramujoko Sp. F., DFM dari Kabiddokpol Pusdokes Polri. Hadir pula, Rektor UKRIDA Dr.Eng. Drs. Erning Wihardjo, M.Eng., M.Eng.Sc. serta MKK Karumkit Bhayangkara Sespimma Lemdiklat Polri Dr. Rini Afrianti, Kasat Bimas Polres Metro Jakarta Barat AKBP Aslan Sulastomo, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun SH MM, dan sekitar 700 mahasiswa UKRIDA ini diselenggarakan di Auditorium Fakultas Kedokteran UKRIDA, Jalan Arjuna Utara Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat.

deklarasi narkoba 03Perlu diketahui bahwa jumlah penyalahgunaan Narkoba di Indonesia saat ini mencapai 5.1 juta jiwa. Jumlah ini sudah mencapai tahap yang mengkhawatirkan bahkan dampaknya sudah sampai ke desa-desa. Setiap hari 50 orang meninggal dunia karena Narkoba. Untuk itu seluruh elemen bangsa sudah saatnya berkolaborasi dalam menanggulangi penyalahgunaan Narkoba sebelum jumlah terdampak penyalagunaan Narkoba semakin merajalela di Indonesia. Bagi UKRIDA ini adalah langkah nyata untuk ikut memberantas Narkoba khususnya di generasi muda. UKRIDA

Selamat datang di UKRIDA, Kampus Tanpa Narkoba, Kampus Bebas Narkoba!

training mass media 1Menyebarluaskan ide, gagasan, maupun opini merupakan salah satu tugas dari perguruan tinggi. Untuk itu, seorang dosen dituntut untuk mampu menuangkan ide, gagasan, maupun opini melalui media tulisan. Publikasi ide, gagasan, maupun opini dapat dilakukan melalui berbagai media yang ada saat ini, bukan hanya terbatas pada media cetak, melainkan juga media elektronik. Berbagai media elektronik dan media sosial yang tersedia saat ini memungkinkan penyebaran ide, gagasan, maupun opini secara lebih efektif dan efisien. Selain meningkatkan reputasi dari penulis, penyebarluasan ide, gagasan, maupun opini juga akan meningkatkan reputasi perguruan tinggi secara keseluruhan.

Learning Resource Center (LRC) sebagai unit yang mewadahi pengembangan pembelajaran, memfasilitasi peningkatan keterampilan dosen, salah satunya dalam menuangkan ide, gagasan, maupun opini melalui media massa. training mass media 2Sebagai implementasi fungsi tersebut, pada tanggal 27 Juli 2018, Learning Resource Center (LRC) menyelenggarakan Training “How to Write for Mass Media” bagi para dosen Ukrida. Adapun pelatihan dibawakan oleh Sabar Subekti, wartawan dan penulis di media Satu Harapan. Training berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.00, diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi di Ukrida. Di samping para dosen, beberapa orang mahasiswa dari kelas Creative Writing juga turut hadir di dalam training ini. Training dibuka dengan Kata Sambutan dari Kepala LRC, Eddy Wijanto, S.T., M.T. yang mengingatkan kembali akan pentingnya peran perguruan tinggi dalam penyebarluasan ide, gagasan, dan opini. Pada sesi I, pembicara membuka wawasan peserta dengan memberikan contoh-contoh ide dan gagasan dari kejadian serta fenomena yang ada di sekeliling masyarakat. Pada sesi II, pembicara memberikan wawasan terkait dengan teknik penulisan yang baik. Training ditutup dengan penyerahan plakat dari Wakil Rektor I, Amelia Makmur, S.T., M.T. kepada pembicara.

training mass media 3Melalui training ini diharapkan para dosen dapat mengembangkan dan menuangkan ide, gagasan, maupun opini melalui berbagai media yang tersedia. Dari training ini, para peserta berkomitmen untuk bergabung di dalam Komunitas Menulis Ukrida sebagai wadah untuk menghasilkan berbagai tulisan di media massa.

 

If you want to be a writer, you must do two things above all others:
read a lot and write a lot

Sosialisasi dan Workshop Hibah PKP PBMRI 23 24 Juli 2018 20Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, para dosen yang saat ini berhadapan dengan mahasiswa yang berasal dari Generasi Z perlu menyadari bahwa pola dan model belajar mahasiswa Generasi Z berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Mahasiswa Generasi Z telah menjadikan teknologi sebagai partner belajar. Dosen tidak lagi menjadi pusat pembelajaran, melainkan mahasiswalah yang kini menjadi pusat dari pembelajaran tersebut. Untuk itu, diperlukan perubahan mind set dan pola pembelajaran di perguruan tinggi.

Sejak tahun 2016, Ukrida telah berkomitmen untuk mengembangkan model pembelajaran aktif dimana proses pembelajaran yang berlangsung menjadikan mahasiswa sebagai pusat dari proses pembelajaran tersebut. Sebagai salah satu wujud dari pengembangan model pembelajaran aktif, Ukrida melalui Learning Resource Center (LRC) telah menyusun dan mengajukan hibah Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui Pembelajaran Berpusat pada Mahasiswa Memasuki Revolusi Industri 4.0 (PKP-PBMRI 4.0) 2018. Berkat rahmat Tuhan, tahun ini Ukrida mendapatkan kesempatan sebagai salah satu penerima hibah tersebut. Hibah PKP-PBMRI ini diharapkan akan menjadi pemicu dari serangkaian transformasi pembelajaran yang sedang berlangsung di Ukrida. Pada hibah ini, Program Studi Teknik Elektro, Psikologi, dan Sastra Inggris menjadi model percontohan. Diharapkan setelah periode hibah berakhir, pengembangan SCL sebagai salah satu model pembelajaran aktif di Ukrida dapat terus dilanjutkan untuk mata kuliah maupun program studi lainnya.

Sosialisasi dan Workshop Hibah PKP PBMRI 23 24 Juli 2018 45Sebagai salah satu tahapan dari pelaksanaan Hibah PKP-PBMRI 4.0 2018, pada tanggal 23 dan 24 Juli 2018 telah diadakan serangkaian kegiatan sosialisasi dan workshop Hibah PKP-PBMRI 4.0 2018. Adapun peserta sosialisasi dan workshop ini adalah para dosen yang telah terpilih sebagai model dan observer dari ketiga program studi sasaran hibah. Di samping itu, para dosen dari program studi lain di luar program studi sasaran juga diundang untuk mengikuti kegiatan ini, dengan harapan dapat mengajukan hibah di tahun berikutnya. Sebagai pembuka kegiatan, Ibu Amelia Makmur, S.T., M.T. selaku Wakil Rektor I memberikan Kata Sambutan. Dalam sambutannya, Ibu Amelia berharap agar para dosen dari program studi sasaran hibah dapat mengikuti dengan penuh seluruh tahapan persiapan dan pelaksanaan Hibah PKP-PBMRI 4.0 2018 ini.

Kegiatan Sosialisasi dan Workshop Hibah PKP-PBMRI 4.0 2018 diawali dengan penjelasan dari Bapak Dr. Sumar Hendayana, M.Sc., Tim PKP-PBMRI 4.0 2018 dari Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dikti selaku narasumber. Bapak Sumar juga menyampaikan tentang Lesson Study for Learning Community (LSLC). Pada hari kedua, para peserta berlatih menyusun Lesson Design dan Chapter Design sesuai dengan mata kuliahnya masing-masing. Pada sesi terakhir, Lesson Design dan Chapter Design yang telah disusun dipresentasikan untuk mendapatkan masukan dari peserta lainnya.

Sosialisasi dan Workshop Hibah PKP PBMRI 23 24 Juli 2018 70Kegiatan sosialisasi dan workshop hibah PKP-PBMRI 4.0 2018 ini diakhiri dengan pesan dan kesan dari para peserta. Sebelum menutup kegiatan, Kepala LRC, Eddy Wijanto, S.T., M.T. menyerahkan plakat kepada pembicara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Melalui sosialisasi dan workshop ini diharapkan para dosen dari program studi sasaran dapat mempersiapkan dengan baik pelaksanaan hibah PKP-PBMRI 4.0 2018 dengan target akhir publikasi di international conference.

Power Primarily with The Student
Selasa, 08 Mei 2018 06:46

Seminar Workshop Online Testing

Written by

IMG 20180504 WA0000Pada tanggal 4 Mei 2018, Pusat Layanan Psikologi menyelenggarakan seminar dengan tema Online Testing di Universitas Kristen Krida Wacana. Seminar ini bicara mengenai proses pembuatan online survey yang sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian yang sangat dibutuhkan untuk menghasilkan data yang berkualitas. Pelatihan ini meliputi design dan implementasi dari online survey. Sesi online testing ini berfokus pada basic dari desain kuesioner dan pembuatan online survey dengan menggunakan open source survey (Limesurvey). Seminar yang dibawakan oleh Bapak Ngadiman Djaja, Ph.D. ini dihadiri oleh 12 peserta yang mayoritas memiliki peran sebagai mahasiswa tingkat akhir dan dosen psikometri. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti seminar Online Testing. Hal tersebut dilihat dari keaktifan peserta dalam sesi tanya jawab dan diskusi serta respon beragam selama seminar berlangsung.

Halaman 1 dari 4
UKRIDA 200px
 

Universitas Kristen Krida Wacana

  • Kampus I
    Jl. Tanjung Duren Raya no. 4, Jakarta Barat
    Telp. 021 566 6952
    Fax. 021 566 6956
  • Kampus II
    Jl. Arjuna Utara no. 6, Jakarta Barat
    Telp. 021 5694 2061
    Fax. 021 563 1731
  • Kampus III
    Kokan Permata Blok A no. 6-8
    Jl. Boulevard Bukit Gading Raya
    Kelapa Gading – Jakarta Utara
    Telp. 021 294 50 999
    Fax. 021 294 51 374
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…